-->

juknis dan teknis lomba gambar bercerita


 

Gambar Bercerita adalah sebuah karya seni rupa berupa gambar yang dibuat oleh siswa SD secara jujur, terampil, dan kreatif untuk menceritakan kisah keseharian berdasarkan pengalaman maupun imajinasi mereka.

Berikut adalah gambaran lebih dalam mengenai apa itu Gambar Bercerita dalam konteks FLS3N 2026:

  • Inti dan Tujuan: Gambar ini bukan sekadar ilustrasi biasa, melainkan media untuk menyampaikan wawasan, pengetahuan, dan kepekaan peserta terhadap budaya, lingkungan, serta interaksi sosial. Melalui karya ini, aspek kepribadian siswa seperti kejujuran, kemandirian, tanggung jawab, dan cinta tanah air dapat ditelusuri.
  • Ketentuan Teknis:
    • Media: Gambar harus berwarna dan dibuat di atas kertas ukuran A3.
    • Alat: Peserta dapat memilih salah satu media antara crayon, cat air, pensil warna, atau media campuran (mix media).
    • Orisinalitas: Karya wajib merupakan hasil tangan sendiri (orisinil) tanpa bantuan orang lain.
  • Konten dan Tema: Karya harus sesuai dengan tema besar yaitu "Menumbuhkan Karakter Bangsa melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya". Selain itu, gambar tidak boleh mengandung unsur SARA, pornografi, provokatif, maupun politik. Sebagai contoh, pada babak penyisihan, peserta diminta menjawab soal: "Apa yang akan kalian lakukan bila lingkungan disekitarmu rusak?" melalui gambar tersebut.
  • Aspek Penilaian: Sebuah Gambar Bercerita yang baik dinilai berdasarkan enam kriteria utama:
    1. Kesesuaian Tema dan Cerita (10%).
    2. Wawasan/Pengetahuan terkait tema yang dipilih (20%).
    3. Kreativitas dalam mengelola ide dan aspek visual (20%).
    4. Prinsip Estetik seperti komposisi, irama, dimensi, dan aksen (20%).
    5. Keterampilan Unsur Rupa seperti bentuk, warna, garis, dan bidang (20%).
    6. Penguasaan Medium atau alat menggambar yang digunakan (10%).

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel