-->

materi dan soal bahasa indonesia kelas 6 Membedakan Opini dan Fakta



(Materi Bahasa Indonesia Kelas 6 – Kurikulum Merdeka)

Pengantar

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar atau membaca berita, artikel, bahkan komentar di media sosial.
Namun, tidak semua informasi tersebut merupakan fakta — sebagian hanya pendapat atau opini seseorang.

Sebagai siswa yang cerdas, kamu perlu tahu cara membedakan fakta dan opini, agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum tentu benar.


Apa Itu Fakta?

Fakta adalah pernyataan yang benar-benar terjadi dan dapat dibuktikan kebenarannya.
Fakta biasanya bersifat objektif, artinya tidak dipengaruhi oleh perasaan atau pendapat pribadi.

Contoh fakta:

  • Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945.

  • Air mendidih pada suhu 100°C.

  • Gunung Everest adalah gunung tertinggi di dunia.

Fakta bisa dibuktikan dengan data, pengamatan, atau sumber resmi.

Apa Itu Opini?

Opini adalah pendapat, pandangan, atau penilaian seseorang terhadap suatu hal.
Opini bersifat subjektif, artinya bisa berbeda antara satu orang dengan yang lain.

Contoh opini:

  • “Indonesia adalah negara terindah di dunia.”

  • “Belajar di pagi hari lebih menyenangkan.”

  • “Buah mangga lebih enak daripada jeruk.”

Opini tidak bisa dibuktikan benar atau salah, karena berdasarkan perasaan atau keyakinan pribadi.

Perbedaan Fakta dan Opini

Perbedaan Fakta Opini
Sifat Benar-benar terjadi Pendapat pribadi
Kebenaran Dapat dibuktikan Tidak selalu benar
Dasar Berdasarkan data dan bukti Berdasarkan perasaan atau penilaian
Tujuan Memberi informasi Menyampaikan pendapat
Contoh Jakarta ibu kota Indonesia Jakarta adalah kota paling ramai di dunia

Ciri-Ciri Kalimat Fakta

  1. Mengandung data, waktu, tempat, atau jumlah yang jelas.

  2. Dapat dibuktikan melalui penelitian atau sumber terpercaya.

  3. Tidak dipengaruhi perasaan pribadi.

  4. Bersifat nyata dan objektif.

Contoh:

Gunung Merapi meletus pada tahun 2010.

Ciri-Ciri Kalimat Opini

  1. Mengandung kata penilaian seperti menurut, saya rasa, seharusnya, mungkin, tampaknya.

  2. Tidak dapat dibuktikan secara pasti.

  3. Bersifat subjektif, tergantung pada orang yang berbicara.

  4. Dapat berbeda antara satu orang dan lainnya.

Contoh:

Menurut saya, Gunung Merapi adalah gunung paling berbahaya di Indonesia.

Cara Membedakan Fakta dan Opini

  1. Perhatikan isi kalimat.
    Jika berisi data atau kejadian nyata, itu fakta.

  2. Amati kata yang digunakan.
    Jika menggunakan kata “menurut”, “tampaknya”, atau “mungkin”, itu opini.

  3. Coba buktikan.
    Jika dapat dibuktikan dengan data atau sumber resmi, maka itu fakta.

  4. Perhatikan tujuannya.
    Fakta untuk memberi informasi, sedangkan opini untuk menyampaikan pendapat.

Contoh Latihan

Kalimat berikut, termasuk fakta atau opini?

  1. Indonesia memiliki banyak pulau. → Fakta

  2. Menurut saya, Bali adalah pulau paling indah. → Opini

  3. Presiden pertama Indonesia adalah Soekarno. → Fakta

  4. Siswa SD seharusnya belajar lebih lama di sekolah. → Opini

Soal Evaluasi

A. Isian Singkat

  1. Apa yang dimaksud dengan fakta?

  2. Apa pengertian opini?

  3. Sebutkan dua perbedaan antara fakta dan opini!

  4. Tuliskan satu contoh kalimat fakta!

  5. Tuliskan satu contoh kalimat opini!

Kunci Jawaban

  • Pernyataan yang benar-benar terjadi dan dapat dibuktikan.

  • Pendapat atau penilaian seseorang terhadap suatu hal.

  • Fakta dapat dibuktikan, opini tidak; fakta bersifat objektif, opini subjektif.

  • “Air mendidih pada suhu 100°C.”

  • “Menurut saya, air dingin lebih segar daripada air hangat.”


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel