-->

Materi dan soal kelas 6 Majas Personifikasi, Metafora, Hiperbola, dan Asosiasi bahasa Indonesia


Materi Bahasa Indonesia Kelas 6 – Kurikulum Merdeka)

Pengantar

Bahasa Indonesia tidak hanya digunakan untuk menyampaikan informasi, tetapi juga untuk menyentuh perasaan dan imajinasi pembacanya.
Salah satu cara agar kalimat terasa lebih indah dan menarik adalah dengan menggunakan majas.

Majas sering dipakai dalam puisi, cerita, atau pidato agar kata-kata terasa hidup dan bermakna dalam.
Mari kita pelajari empat jenis majas yang sering digunakan: personifikasi, metafora, hiperbola, dan asosiasi.

Apa Itu Majas?

Majas adalah gaya bahasa kias atau perbandingan yang digunakan untuk menimbulkan efek tertentu, baik keindahan maupun penekanan makna.
Majas tidak digunakan dalam arti sebenarnya, melainkan dalam makna kiasan.

1. Majas Personifikasi

Personifikasi adalah majas yang memberi sifat-sifat manusia kepada benda mati atau makhluk tak hidup.
Majas ini membuat kalimat terasa hidup dan menarik.

Contoh:

  • Angin berbisik di antara pepohonan.

  • Matahari tersenyum di pagi hari.

  • Ombak berlari-lari menuju pantai.

🟢 Ciri khas: Ada benda mati yang digambarkan seolah-olah dapat bertingkah seperti manusia.

2. Majas Metafora

Metafora adalah majas yang membandingkan dua hal secara langsung tanpa kata pembanding seperti seperti atau bagai.
Biasanya digunakan untuk menggambarkan sesuatu secara simbolis.

Contoh:

  • Ayah adalah tulang punggung keluarga.

  • Waktu adalah uang.

  • Hati Dinda adalah cermin yang bersih.

🟢 Ciri khas: Mengandung perbandingan langsung antara dua hal yang berbeda namun memiliki makna serupa.

3. Majas Hiperbola

Hiperbola adalah majas yang mengandung pernyataan berlebihan untuk menegaskan suatu hal atau menimbulkan kesan kuat.
Meskipun tidak masuk akal, majas ini membuat kalimat terasa lebih ekspresif.

Contoh:

  • Suaranya menggelegar hingga ke ujung langit.

  • Aku menunggumu seribu tahun lamanya.

  • Tangisnya membanjiri ruangan.

🟢 Ciri khas: Mengandung kata yang dilebih-lebihkan.

4. Majas Asosiasi

Asosiasi adalah majas yang membandingkan dua hal yang berbeda tetapi dianggap sama, biasanya menggunakan kata seperti, bagaikan, atau laksana.

Contoh:

  • Wajahnya seperti rembulan.

  • Anak itu bagaikan bintang yang bersinar.

  • Suaranya laksana gemericik air jernih.

🟢 Ciri khas: Menggunakan kata pembanding seperti seperti, bagaikan, atau laksana.

Tabel Perbandingan Jenis Majas

Jenis Majas Ciri Utama Contoh Kalimat
Personifikasi Benda mati berperilaku seperti manusia Angin berbisik lembut di telinga
Metafora Perbandingan langsung tanpa kata pembanding Ibu adalah pelita hidupku
Hiperbola Ungkapan berlebihan Aku menunggu sampai dunia berakhir
Asosiasi Perbandingan menggunakan kata seperti/bagaikan Wajahnya bagaikan rembulan

Fungsi Majas dalam Bahasa

  1. Menambah keindahan bahasa.

  2. Menarik perhatian pembaca atau pendengar.

  3. Meningkatkan daya imajinasi.

  4. Menyampaikan pesan dengan cara tidak langsung tetapi lebih dalam maknanya.

Soal Evaluasi

A. Isian Singkat

  1. Apa yang dimaksud dengan majas?

  2. Jelaskan pengertian majas personifikasi!

  3. Sebutkan contoh majas metafora!

  4. Majas yang menggunakan kata pembanding seperti “seperti” atau “bagaikan” disebut majas apa?

  5. Tuliskan satu contoh kalimat majas hiperbola!

Kunci Jawaban

  • Gaya bahasa kias yang digunakan untuk memperindah kalimat.

  • Majas yang memberikan sifat manusia kepada benda mati.

  • Contoh: “Ibu adalah pelita hidupku.”

  • Majas asosiasi.

  • “Tangisnya membanjiri ruangan.”


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel