-->

rangkuman seni rupa kelas 6 bab 3 sub b

 

Sub 2: Ciptakan Karya Jaga Bumi

Fase penciptaan. Model: Project Based Learning (PjBL). Aktivitas 3.4 Ayo, Bertanya! (Apa yang Ingin Disampaikan Lewat Karya?) → 3.5 Ayo, Ciptakan! (Karya Diorama Berdasarkan Imajinasi) → 3.6 Ayo, Renungkan! (Apa yang Sudah Saya Kuasai?)

A. Alur proyek

  1. Pertanyaan mendasar: “Apa yang ingin aku ungkapkan lewat diorama ini?”
  2. Mendesain rencana proyek: bahan utama, tahapan teknis, tantangan, dan pengorganisasian alat.
  3. Menyusun jadwal: latar, objek, mewarnai, cerita visual.
  4. Memonitor proyek: guru memberi catatan asesmen formatif dan dukungan.
  5. Menguji hasil: pameran mini, penilaian dengan rubrik otentik (ide, proses, kreativitas, teknik, refleksi diri), dan presentasi singkat (artist talk).
  6. Evaluasi dan refleksi: lembar refleksi “Apa yang aku pelajari dari proyek ini?”

B. Empat langkah praktik membuat diorama

  1. Menyiapkan wadah atau kerangka dasar: kotak sepatu atau kardus dengan sisi depan dibuka seperti panggung mini. Posisi vertikal atau horizontal sesuai tema, dan bagian dalam dapat dilapisi kertas warna atau kain untuk latar.
  2. Membuat objek utama: dari plastisin, kertas, koran, kardus, biji-bijian, atau stik es krim, direkatkan dengan lem sesuai sketsa. Tips kedalaman: benda besar di belakang dan benda kecil di depan.
  3. Menambahkan detail dan suasana: misalnya rumput dari serutan pensil, awan dari kapas, jalan dari pasir atau bubuk kopi. Dapat diperkaya efek gerak atau cahaya (mobil yang bisa didorong, lampu LED kecil) dan karakter yang bisa dilepas pasang dengan magnet kecil.
  4. Memberi warna dan finishing: dengan cat air, spidol, atau pensil warna. Dicek kesesuaiannya dengan sketsa dan ceritanya.

C. Contoh tema: “Pemandangan Alam” (buku memberi 7 langkah rinci dari menyiapkan bahan sampai memberi judul), “Pasar Pagi”, dan “Sekolah Impian”. Tema bebas lain: “Ruang Impian”, “Hari Bahagia”, “Tempat Aman Versiku”.

D. Hal pendukung: diferensiasi (kartu prosedur untuk yang butuh dukungan, tantangan elemen bergerak atau simbol personal untuk yang cepat, pilihan kerja individu atau kelompok), K3 (gunting, lem panas, cutter, bahan limbah yang bersih dan aman), miskonsepsi (karya harus bagus secara teknis atau meniru bentuk nyata persis), dan kegiatan alternatif berupa kolase ekspresi diri 2D yang lebih minim risiko benda tajam.


Penutup Bab III

  • Asesmen sumatif (3 x 35 menit):
    • Tertulis: 5 soal uraian (pengertian karya 3D, tiga unsur rupa dominan pada diorama, pentingnya prosedur bertahap, pemanfaatan bahan sekitar, fungsi refleksi), masing-masing skor maksimal 4.
    • Praktik: diorama 3D dan presentasi atau refleksi proses. Rubrik 5 aspek (ekspresi gagasan dan imajinasi, penerapan unsur rupa, kerapian dan teknik, pemanfaatan bahan sekitar, presentasi dan refleksi), skor total 20.
  • Pengayaan: variasi teknik dan media (montase, layering transparansi), studi karya seniman lokal atau kontemporer, perancangan presentasi mini galeri, dan eksplorasi digital.
  • LKPD: eksplorasi gagasan, sketsa berlabel, tabel alat dan bahan (nama, asal, kegunaan), catatan tahap pembuatan, serta 3 pertanyaan refleksi diri.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel