-->

Rangkuman Pendidikan Pancasila Kelas 6 bab 4 sub B

 

Rangkuman Materi Bab 4: Belajar Bermusyawarah

Sub Bab B. Belajar Bermusyawarah

1. Mempraktikkan Musyawarah (Ayo, Menulis)

Cerita: Musyawarah Kelas VI SD Persahabatan

Pada akhir pembelajaran, Bu Guru menyampaikan bahwa bulan depan akan diadakan perayaan ulang tahun sekolah. Setiap kelas harus menampilkan pentas berupa unjuk bakat dan keterampilan, seperti menyanyi, menari, baca puisi, drama, atau pentas lain sesuai kemampuan kelas.

Bu Guru menyerahkan kepada para siswa untuk menentukan sendiri apa yang akan ditampilkan. Sebelum pulang, ketua kelas mengumumkan bahwa besok mereka akan bermusyawarah untuk menyepakati pentas yang akan ditampilkan.

Sebelum musyawarah: Sepulang sekolah, beberapa siswa sudah saling berdebat. Ada yang mengusulkan menyanyi saja karena mudah, ada yang menolak karena suara sumbang membuat penampilan tidak bagus, dan ada yang ingin menampilkan yang terbaik. Seorang siswa bernama Mey menengahi dan mengingatkan bahwa semua akan dibicarakan besok bersama yang lain.

Saat musyawarah:

  1. Siswa berkumpul di kelas dan meminta izin kepada Bu Guru untuk bermusyawarah.
  2. Ketua kelas menanyakan siapa yang akan memimpin musyawarah, dan Bonar terpilih sebagai pemimpin.
  3. Bonar mengajak teman-teman mengupayakan keputusan yang baik dan mempersilakan siswa memberikan usulan.
  4. Berbagai usulan muncul:
    • Menyanyi bersama (paduan suara). Ada yang menanggapi bahwa bukan soal gampang atau susah, tetapi kelas perlu latihan dulu. Ada pula usulan agar mendata lebih dulu siswa yang bisa menyanyi dengan baik.
    • Pengiring musik. Manda mengusulkan agar kelas memikirkan pengiringnya dan mengecek siapa yang bisa memainkan alat musik.
    • Pentas drama. Usulan ini dianggap sulit karena bermain drama harus pintar akting, sedangkan belum ada yang pernah belajar akting.
  5. Muncul perbedaan pendapat. Seorang siswa (Di) dianggap selalu tidak setuju dan menganggap semua usulan susah, sehingga suasana mulai memanas.
  6. Bonar menenangkan teman-teman: "Kita kan sedang bermusyawarah. Jangan emosi! Mari bicara dengan kepala dingin."
  7. Kelas VI melanjutkan musyawarah untuk menghasilkan kesepakatan.

Pelajaran dari cerita:

  • Musyawarah dipimpin oleh seorang pemimpin yang memberi kesempatan semua orang berpendapat.
  • Setiap usulan dibahas bersama, termasuk kelebihan dan kesulitannya.
  • Perbedaan pendapat itu wajar, tetapi harus dihadapi dengan kepala dingin, bukan emosi.
  • Musyawarah dilanjutkan sampai tercapai kesepakatan (mufakat).

Tugas: Jika kamu adalah Bonar, buatlah rencana yang akan dilakukan untuk menyelesaikan masalah itu dalam musyawarah. (Dikerjakan di buku tulis.)


2. Mengambil Keputusan Melalui Musyawarah (Ayo, Menemukan)

Simulasi Musyawarah di Masyarakat

Pada kegiatan ini, kamu akan merasakan langsung musyawarah di masyarakat. Kamu tidak terjun langsung ke masyarakat, tetapi mempraktikkannya bersama teman-teman.

Peran dalam simulasi:

Peran Tugas
Pemimpin rapat Memimpin musyawarah (misalnya berperan sebagai ketua RT atau kepala desa)
Sekretaris Mencatat jalannya musyawarah
Pembantu umum Membantu jika ada hal-hal yang diperlukan
Pencari data Mengumpulkan data yang mungkin diperlukan
Peserta Menyampaikan pendapat dan usulan

Topik musyawarah: Upaya mencegah Covid-19 supaya tidak kembali mewabah.

Hasil yang dicatat (Tugas 2 / Tabel 4.3):

  • Data yang diperoleh
  • Kondisi yang ada
  • Usulan-usulan
  • Langkah yang akan diambil
  • Waktu pelaksanaan
  • Hasil musyawarah

Setelah bermusyawarah, tuliskan kesulitan yang dihadapi dan upaya mengatasinya.

Refleksi pribadi (Tabel 4.4): Kamu menuliskan perasaanmu saat menyampaikan pendapat dan mendengarkan pendapat orang lain, apakah hasil keputusan sesuai keinginanmu dan bagaimana responsmu, apakah musyawarah bermanfaat, serta kesulitan dan cara mengatasinya.


3. Langkah-Langkah dalam Bermusyawarah (Ayo, Memahami)

Untuk memahami musyawarah di masyarakat, kamu menonton video "Musyawarah Masyarakat Desa" dari Direktorat Promkes dan PM Kemenkes RI, lalu berdiskusi dalam kelompok 3-4 anak.

Hal yang didiskusikan:

  1. Cara mendapatkan data, karena data penting dibahas dalam musyawarah.
  2. Alasan data itu penting dan manfaatnya.
  3. Langkah-langkah yang diambil untuk menangani masalah.
  4. Langkah-langkah dari awal musyawarah sampai mendapat keputusan.

Setelah diskusi, presentasikan hasilnya di depan kelas.

Catatan: Buku tidak merinci langkah-langkah secara tertulis, karena jawabannya ditemukan siswa dari video. Secara umum, langkah musyawarah yang tampak dari cerita dan simulasi adalah: membuka musyawarah, memilih pemimpin, mengumpulkan data, menyampaikan usulan, membahas bersama, mengambil keputusan (mufakat), dan mencatat hasilnya.


Ayo, Menyimpulkan

Pertanyaan penguatan dalam buku:

  1. Hubungan antara musyawarah dan persatuan bangsa.
  2. Hal yang harus dilakukan agar musyawarah mencapai mufakat.
  3. Perkiraan tindakan jika ada peserta yang tidak mau memedulikan kepentingan orang lain.
  4. Membuat cerita lanjutan siswa kelas VI SD Persahabatan sampai mereka mencapai mufakat.

Profil Pelajar Pancasila yang Dikembangkan

  • Bergotong royong: memahami informasi dari berbagai sumber dan menyampaikan pesan dengan baik kepada orang lain demi tercapainya tujuan bersama.
  • Bernalar kritis: berlatih menjelaskan alasan yang tepat dalam mengambil keputusan.

Renungan Bab 4 (Sikap yang Perlu Dimiliki)

  1. Mendengarkan pendapat orang lain.
  2. Menghargai pendapat orang lain.
  3. Memikirkan kepentingan bersama.
  4. Menerima keputusan bersama.
  5. Berani mengemukakan pendapat.
  6. Mampu memahami informasi dari orang lain.
  7. Mampu menyampaikan informasi di depan umum.

Ringkasan Singkat (Mudah Diingat)

  • Cerita kelas VI SD Persahabatan: musyawarah menentukan pentas untuk ulang tahun sekolah, dipimpin Bonar.
  • Perbedaan pendapat itu wajar, hadapi dengan kepala dingin.
  • Simulasi musyawarah punya peran: pemimpin, sekretaris, pembantu umum, pencari data.
  • Topik simulasi: mencegah Covid-19 kembali mewabah.
  • Data penting sebagai bahan pertimbangan sebelum mengambil keputusan.
  • Hasil akhir musyawarah adalah kesepakatan (mufakat) yang diterima dan dilaksanakan bersama.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel