-->

rangkuman pendidikan pancasila kelas 6 bab 3 sub b

 

Rangkuman Materi Sub-bab B

Mengenal Kewajiban Anak

Pendidikan Pancasila SD/MI Kelas VI, Bab 3


Pengantar: Hak dan Kewajiban Berjalan Bersama

Semua anak memiliki hak yang harus dipenuhi. Anak juga memiliki kewajiban, yaitu mengharuskan diri sendiri melakukan atau memenuhi sesuatu.

Kewajiban anak mengajak anak berlatih bertanggung jawab.


Tiga Kelompok Kewajiban Anak

No. Kelompok Kewajiban Penjelasan dan Contoh
1 Menjaga diri Selalu berhati-hati dalam perjalanan, menjaga kesehatan, menjaga semangat untuk belajar, dan bersikap sopan kepada setiap orang, terutama orang tua dan guru
2 Menjaga lingkungan Menjaga lingkungan agar tetap bersih dan tertib
3 Saling menjaga dengan teman Menjaga teman agar terhindar dari tindakan yang dapat melukai hati dan badan

1. Menyusun Daftar Kewajiban

Kegiatan menulis ini adalah membuat rencana pemenuhan kewajiban anak di lingkungan rumah, sekolah, dan masyarakat. Rencana harus sesuai dengan yang sungguh-sungguh akan dilakukan. Kamu boleh berdiskusi dengan orang tua, saudara, atau teman.

Tabel Daftar Pemenuhan Kewajiban Anak (dikerjakan di buku tulis):

Lingkungan Kegiatan Pemenuhan Kewajiban Cara
Rumah ... ...
Sekolah ... ...
Masyarakat ... ...

2. Catatan Aturan Menjaga Kerapian di Rumah

  • Menjaga lingkungan agar selalu bersih, rapi, dan sehat adalah kewajiban seluruh anggota keluarga, termasuk anak.
  • Ajaklah anggota keluarga mendiskusikan cara agar rumah selalu bersih dan rapi, dan apa saja yang harus dilakukan oleh seluruh anggota keluarga.
  • Meskipun di rumah mungkin ada asisten rumah tangga, anak tetap harus berlatih mengambil peran dalam menciptakan lingkungan yang bersih, rapi, dan sehat.
  • Buatlah catatan aturan menjaga kebersihan, kesehatan, dan kerapian rumah yang akan kamu lakukan dengan sungguh-sungguh (Tabel 3.3).

3. Kewajiban untuk Berani Jujur (Cerita Bergambar)

Tokoh dalam Cerita

Kelompok Indi Kelompok Bonar
Indi, Memey, Manda, Abas Bonar, Sedi, Pigey, Hendra, Pipin

Tokoh lain: Kak Daru (kakak kelas yang sekarang siswa SMP) dan Bu Guru.

Alur Cerita

  1. Awal: Pada hari Jumat, siswa kelas VI SD Persahabatan membicarakan tugas akhir pekan, yaitu membuat prakarya dari barang-barang bekas yang dikumpulkan hari Senin. Kelompok Bonar dan kelompok Indi sepakat mengerjakannya di selasar sekolah pada hari Minggu.

  2. Kelompok Indi: Indi, Memey, Manda, dan Abas mengerjakan prakarya dengan rajin sejak pukul delapan pagi. Mereka membuat hiasan bunga dan vas dari plastik bekas dan paralon.

  3. Kelompok Bonar: Hingga pukul sepuluh, kelompok Bonar belum datang. Awalnya mereka mencari barang bekas dan belum menyepakati bentuk prakarya. Lalu mereka bertemu Kak Daru yang mengajak memancing. Bonar, Hendra, Sedi, dan Pigey menerima ajakan itu tanpa pikir panjang. Pipin sudah mengingatkan bahwa mereka harus mengerjakan tugas, tetapi pendapatnya tidak dihiraukan.

  4. Menyadari kesalahan: Pukul dua belas siang, Sedi teringat janji mereka. Mereka bergegas ke sekolah, tetapi kelompok Indi sudah pulang. Mereka mencoba membuat prakarya dari botol air mineral, tetapi hasilnya tidak rapi dan belum selesai.

  5. Mengambil jalan pintas: Bonar membawa tempat tisu dari sedotan bekas buatan bibinya dan mengusulkan itu dikumpulkan sebagai tugas kelompok.

  6. Hari Senin: Bu Guru meminta setiap kelompok menceritakan proses pembuatan prakarya. Sedi dan Bonar tampak gugup. Pigey berani berkata jujur di depan kelas tentang apa yang terjadi.

  7. Keputusan Bu Guru:

    • Kelompok Sedi, Bonar, Hendra, dan Pigey tidak mendapat nilai prakarya dan diminta merenungkan penyebab mereka lalai mengerjakan tanggung jawab.
    • Bu Guru menghargai kejujuran Pigey.
    • Pipin diberi kesempatan membuat prakarya sendirian dan mengumpulkannya Senin depan.
    • Bu Guru mengingatkan kesepakatan kelas: harus tepat waktu dan saling menghormati pendapat teman, laki-laki ataupun perempuan.

Pesan Moral yang Dapat Dipetik

  • Kita harus bertanggung jawab menyelesaikan tugas tepat waktu.
  • Kita harus menepati janji dan kesepakatan bersama.
  • Kita harus berani jujur mengakui kesalahan, seperti yang dilakukan Pigey.
  • Kita harus menghargai pendapat teman, baik laki-laki maupun perempuan, dan mau mendengarkan ketika diingatkan.
  • Tidak boleh mengaku hasil karya orang lain sebagai karya sendiri.
  • Melanggar kewajiban membawa akibat, yaitu tidak mendapat nilai.

Hubungan Cerita dengan Norma

Cerita ini mengajarkan norma kesusilaan, yaitu aturan baik dan buruk berdasarkan kejujuran hati nurani. Perasaan bersalah, menyesal, cemas, atau malu yang dirasakan Bonar dan kawan-kawan adalah sanksi atas pelanggaran norma kesusilaan.


Poin Penting yang Harus Diingat

  1. Kewajiban anak melatih anak untuk bertanggung jawab.
  2. Ada 3 kelompok kewajiban anak: menjaga diri, menjaga lingkungan, dan saling menjaga dengan teman.
  3. Menjaga kebersihan dan kerapian rumah adalah kewajiban seluruh anggota keluarga, termasuk anak, meskipun ada asisten rumah tangga.
  4. Dari cerita "Kewajiban untuk Berani Jujur", kita belajar bahwa jujur, bertanggung jawab, menepati janji, dan menghargai pendapat teman adalah sikap yang harus dimiliki.
  5. Hak dan kewajiban saling berkaitan: memenuhi kewajiban membuat hak orang lain terpenuhi, dan sebaliknya.

Rangkuman ini bisa saya jadikan file Word atau PDF siap cetak, baik sub-bab A maupun B.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel