-->

Cara menulis prompt AI yang efektif untuk guru


Cara Menulis Prompt AI yang Efektif dengan Metode 4 Pilar (Pengondisian - Format)
Pernahkah Anda merasa hasil dari AI (seperti ChatGPT atau Gemini) terasa terlalu umum atau tidak sesuai ekspektasi? Masalahnya biasanya bukan pada AI-nya, melainkan pada cara kita memberikan instruksi.
Untuk mendapatkan hasil yang presisi—terutama bagi tenaga pendidik—kita perlu menggunakan struktur prompt yang baku. Berikut adalah 4 bagian utama prompt efektif yang akan mengubah cara Anda berinteraksi dengan AI.

1. Pengondisian (Context/Role)
Langkah pertama adalah memberikan "identitas" kepada AI. Tanpa pengondisian, AI akan menjawab secara umum. Dengan memberikan peran spesifik, AI akan menyesuaikan sudut pandang, gaya bahasa, dan kedalaman materi.
 * Tujuan: Membantu AI memahami perspektif dan batasan tugasnya.
 * Contoh: "Berperanlah sebagai guru IPAS berpengalaman untuk jenjang SD Kelas 5, Fase C, dengan spesialisasi Kurikulum Merdeka."

2. Perintah (Task/Instruction)
Setelah memberikan identitas, tuliskan tugas utama secara eksplisit. Hindari kata-kata yang terlalu ambigu. Fokuslah pada produk akhir apa yang ingin Anda hasilkan.
 * Tujuan: Memberikan arah kerja yang jelas bagi AI.
 * Contoh: "Buatlah Modul Ajar, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), dan instrumen asesmen untuk satu pertemuan."

3. Spesifikasi (Detail/Constraint)
Detail adalah kunci akurasi. Semakin banyak informasi pendukung yang Anda berikan, semakin sedikit revisi yang perlu Anda lakukan. Masukkan variabel unik yang ada di kelas Anda.
 * Tujuan: Memastikan hasil sesuai dengan kebutuhan nyata di lapangan.
 * Komponen Spesifikasi: Materi pokok, durasi waktu, karakteristik murid (misal: auditori atau visual), hingga level kognitif (Taksonomi Bloom).
 * Contoh: "Materi: Sistem Pernapasan Manusia. Durasi: 2x35 menit. Target: Murid dengan kemampuan beragam, gunakan level berpikir C1 sampai C4."

4. Format (Output Style)
Langkah terakhir adalah menentukan bagaimana informasi tersebut harus disajikan. Format yang jelas membuat output AI bisa langsung digunakan (copy-paste) ke dokumen Anda.
 * Tujuan: Mempermudah keterbacaan dan penggunaan hasil.
 * Contoh: "Tampilkan dalam bentuk tabel untuk bagian asesmen, gunakan poin-poin untuk langkah kegiatan, dan pastikan ada ruang kosong untuk nama siswa pada LKPD."
Implementasi: Contoh Prompt Lengkap
Berikut adalah penggabungan keempat elemen di atas menjadi satu prompt yang siap digunakan:
> "Berperanlah sebagai guru IPAS kelas 5 fase C. Buatkan LKPD materi sistem pernapasan manusia dengan tujuan pembelajaran bertingkat dari C1 sampai C4 berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) berikut: [Masukkan Teks CP].
> Sertakan keterangan bagian kegiatan awal, inti, penutup, dan asesmen sederhana. Pastikan bahasa yang digunakan mudah dipahami anak usia 10-11 tahun. Tampilkan hasil dalam format yang rapi, terstruktur, dan siap cetak menggunakan markdown tabel dan poin-poin."
Kesimpulan
Menulis prompt adalah seni berkomunikasi dengan mesin. Dengan menerapkan rumus Pengondisian + Perintah + Spesifikasi + Format, Anda tidak hanya menghemat waktu, tetapi juga meningkatkan kualitas perangkat ajar secara signifikan.
Apakah Anda ingin saya membuatkan template prompt spesifik untuk mata pelajaran atau jenjang sekolah lainnya?

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel