-->

materi dan soal unsur intrinsik cerita bahasa indonesia kelas 6



(Materi Bahasa Indonesia Kelas 6 – Kurikulum Merdeka)

Pengantar

Ketika kamu membaca sebuah cerita, baik itu dongeng, cerpen, maupun novel anak, pernahkah kamu bertanya-tanya bagaimana cerita itu bisa terasa menarik dan hidup?
Ternyata, setiap cerita memiliki unsur pembangun di dalamnya yang membuatnya utuh dan mudah dipahami.
Unsur itu disebut unsur intrinsik.

Dengan memahami unsur intrinsik, kamu akan lebih mudah menulis dan menganalisis cerita, serta memahami pesan yang ingin disampaikan penulis.

Pengertian Unsur Intrinsik

Unsur intrinsik adalah unsur-unsur yang membangun cerita dari dalam teks itu sendiri.
Artinya, jika salah satu unsur ini hilang, maka cerita menjadi tidak lengkap atau kehilangan maknanya.

Unsur intrinsik berbeda dengan unsur ekstrinsik, yang berasal dari luar cerita (misalnya latar belakang penulis atau nilai sosial masyarakat).

Unsur-Unsur Intrinsik Cerita

Berikut unsur-unsur utama yang selalu ada dalam cerita fiksi:

1. Tema

Tema adalah gagasan pokok atau ide utama yang mendasari seluruh cerita.

Contoh: Persahabatan, kejujuran, perjuangan, kasih sayang keluarga.

2. Tokoh dan Penokohan

Tokoh adalah pelaku dalam cerita, sedangkan penokohan adalah cara pengarang menggambarkan sifat dan karakter tokoh.

Jenis tokoh:

  • Tokoh utama: tokoh yang diceritakan paling banyak.

  • Tokoh tambahan: tokoh yang mendukung jalannya cerita.

Contoh penokohan:

Lani adalah anak yang rajin dan suka menolong teman.

3. Latar (Setting)

Latar adalah tempat, waktu, dan suasana terjadinya peristiwa dalam cerita.

Jenis latar:

  • Latar tempat: di mana cerita terjadi.

  • Latar waktu: kapan peristiwa terjadi.

  • Latar suasana: bagaimana perasaan atau keadaan saat itu.

Contoh: di sekolah, pada pagi hari, dengan suasana gembira.

4. Alur (Plot)

Alur adalah urutan peristiwa dalam cerita dari awal hingga akhir.

Macam-macam alur:

  • Alur maju: peristiwa terjadi berurutan dari awal sampai akhir.

  • Alur mundur: cerita dimulai dari akhir lalu kembali ke masa lalu.

  • Alur campuran: gabungan keduanya.

Tahapan alur:

  1. Pengenalan tokoh dan latar.

  2. Timbulnya masalah.

  3. Puncak masalah (konflik).

  4. Penyelesaian masalah.

5. Amanat

Amanat adalah pesan moral atau pelajaran yang ingin disampaikan pengarang melalui cerita.

Contoh: Kita harus menepati janji dan tidak mudah menyerah.

6. Sudut Pandang

Sudut pandang adalah cara pengarang menceritakan peristiwa dalam cerita.

Jenisnya:

  • Orang pertama: menggunakan kata “aku” atau “saya”.

  • Orang ketiga: menggunakan nama tokoh atau kata “dia”.

7. Gaya Bahasa

Gaya bahasa adalah cara pengarang menyampaikan cerita dengan pilihan kata dan kalimat yang menarik.
Contohnya penggunaan majas seperti perumpamaan atau personifikasi agar cerita lebih hidup.

Contoh Singkat Unsur Intrinsik

Judul: Sahabat Sejati

  • Tema: Persahabatan.

  • Tokoh: Lani, Dinda, dan Rani.

  • Latar: Di sekolah, pagi hari.

  • Alur: Lani membantu Dinda yang sedih, hingga mereka kembali akrab.

  • Amanat: Sahabat sejati selalu saling mendukung.

Tips Menganalisis Unsur Intrinsik

  • Bacalah cerita secara keseluruhan terlebih dahulu.

  • Temukan siapa tokohnya dan apa masalah yang dihadapi.

  • Perhatikan urutan peristiwa (alur).

  • Catat tempat, waktu, dan suasana yang muncul.

  • Temukan pesan moral atau amanat di akhir cerita.

Soal Evaluasi

A. Isian Singkat

  1. Apa yang dimaksud dengan unsur intrinsik cerita?

  2. Sebutkan tiga contoh unsur intrinsik!

  3. Apa perbedaan antara tokoh utama dan tokoh tambahan?

  4. Jelaskan apa yang dimaksud dengan tema!

  5. Tuliskan contoh amanat dari cerita tentang kejujuran!

Kunci Jawaban

  • Unsur yang membangun cerita dari dalam teks.

  • Tema, tokoh, latar.

  • Tokoh utama diceritakan paling banyak, tokoh tambahan hanya mendukung cerita.

  • Gagasan pokok atau ide utama dalam cerita.

  • Kejujuran membawa kebaikan dan dipercaya orang lain.


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel